1.Aslina adalah seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis, Riau. Pada 2006 silam, Aslina yang masih berusia 25 tahun dinyatakan meninggal oleh pihak dokter yang menanganinya. Sebelumnya, Aslina memang mengidap penyakit gondok sejak usia 20. Dirinya menghembuskan napas terakhir di depan pamannya yang mengantarnya ke Jakarta dengan tujuan awal pengobatan yang lebih baik. Sebagai yatim piatu, Aslina memang tinggal bersama keluarga pamannya. Ketika menghembuskan napas terakhirnya, Aslina mengaku merasakan ada malaikat pencabut nyawa yang memegang kaki kanannya lalu mengangkat jiwanya keluar dari tubuh. Ketika sudah keluar dari tubuhnya, Aslina tersadar dan bisa melihat paman, dokter dan jasadnya sendiri dalam ruangan rumah sakit itu. Kemudian, dua malaikat dengan berpakaian putih. Jantung Aslina berdegub kencang ketika mendengar suara menggema dari salah satu malaikat itu. Aslina pun dibawa oleh kedua malaikat itu. Ketika berjalan bersama mereka, Aslina melihat ban...